ayu biology
Rabu, 12 Juni 2013
Selasa, 11 Juni 2013
Selasa, 21 Mei 2013
Ciri-ciri Lumut Hati Marchantiales
Ciri-ciri Lumut Hati Marchantiales
Talus
berbentuk pita, berdaging, berwarna hijau, lebar sekitar 2 cm, bercabang
menggarpu dengan rusuk tengah yang tidak begitu jelas. ciri-ciri lumut hati
yang lainnya di sisi bawah talus terdapat rizoid dan sel-sel yang menyerupai
daun yang dinamakan sisik ventral. Di sisi atas talus terdapat kuncup, sebagai
alat pembiak vegetatif. Gametangium didukung oleh tangkai yang tumbuh tegak,
berumah dua, jadi arkegonium dan anteridium terdapat pada talus terpisah.
Tangkai pendukung arkegonium dinamakan arkegoniofor dan tangkai pendukung
anteridium dinamakan anteridiofor. Arkegonium menghasilkan sel telur, sedangkan
anteridium menghasilkan spermatozoid. Dengan perantara air spermatozoid
membuahi ovum membentuk zigot. Jadi pembuahan lumut kebanyakan terjadi saat
musim penghujan. Ordo Marchantiales terbagi menjadi 2 famili, yaitu:
– Famili : Marchantiaceae
Spesies : Marchantia polymorpha Marchantia geminata
– Familia : Ricciaceae
Spesies : Riccia fluitans Riccia nutans
Marchantiales adalah ordo dari lumut hati
termasuk spesies seperti Lunularia cruciata.
Lumut hati merupakan tumbuhan penutup tanah yang daunnya
berbentuk lembaran-lembaran yang berkelok di bagian pinggirnya, memiliki
semacam akar yang tumbuh dari permukaan bawah tumbuhan hidup di tempat yang
lembap, dan tidak terkena cahaya matahari. Protonema lumut hati kebanyakan
hanya berkembang menjadi suatu buluh pendek dan sebagian besar lumut hati
memiliki sel yang mengandung minyak astri.
Lumut hati biasa hidup di tempat yang basah sehingga tubuhnya
berstruktur higromorf. Ada juga yang hidup di tempat-tempat yang sangat kering,
seperti di kulit pohon, di atas tanah, atau batu cadas sehingga tubuhnya
berstruktur xeromorf. Di dalam tubuh lumut terdapat alat penyimpan air sehingga
dalam keadaan kekeringan tidak mengakibatkan lumut mati.
Lumut hati dapat berkembang biak secara aseksual dengan
pembentukan kuncup atau gemma dan secara seksual dengan pembentukan anteridium
penghasil sperma dan pembentukan arkegonium penghasil ovum. Lumut hati juga
mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).
Siklus hidup lumut hati hampir mirip dengan lumut daun, yaitu
fase gametofitnya lebih dominan. Contoh lumut hati adalah Marchantia.
Marchantia memiliki struktur yang khas pada fase gametofitnya, yaitu cawan
gemma. Cawan gemma merupakan struktur yang menyerupai mangkuk dan mengandung
kumpulan tunas (Gemma). Gemma dapat menjadi individu baru apabila terbawa dan
tersebar oleh air. Gemma ini merupakan alat reproduksi aseksual Marchantia.
Senin, 20 Mei 2013
Langganan:
Komentar (Atom)

